IFAS Nilai Kadis Perindagkop Haltim Miskin Inovasi Dan Minim Kepedulian UMKM

MABA- Kinerja Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop) Kabupaten Halmahera Timur, Rickoh Debeturu, mendapat sorotan tajam dari LSM Institut Faifiye Spasial (IFAS) Halmahera Timur.

Kepada wartawan, ketua Ifas Ismit Abas Hatari mengatakan kepala Dinas Perindagkop dan UMKM dinilai gagal membawa perubahan positif serta miskin inovasi dalam memajukan sektor ekonomi kerakyatan, khususnya bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Halmahera Timur.

“Kita melihat selama ini tidak ada inovasi yang dilakukan kepalaDisperindakop untuk memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutaman kegiatan pembinaan untuk UMKM di Haltim,” jelas Ismit.

Selama memimpin instansi strategis tersebut, Rickoh dianggap tidak memiliki kepedulian terhadap nasib UMKM yang tengah berjuang di tengah mengkatnya tantangan ekonomi.

“Minimnya program pembinaan, pelatihan sertifikasi, hingga fasilitasi akses permodalan membuat para pelaku usaha lokal merasa berjalan sendiri tanpa dukungan pemerintah daerah,”ujarnya kesal.

Menurutnya, kritik ini dilakukan karena tidak adanya prestasi menonjol maupun program Disperindagkop yang dianggap berhasil selama masa kepemimpinannya Ricko.

“Sektor koperasi yang seharusnya menjadi pilar ekonomi juga stagnan dan kehilangan arah pengembangan ekonomi kerakyatan Di Kabupaten Halmahera Timur,”katanya.

Untuk itu, pihaknya meminta Bupati Haltim agar mengevaluasi kinerja Kadis Perindakop dan UMKM karena dinilai tidak produktif dalam penjalakan tugas tugas kedinasan.

” Ini juga berlaku bagi kepala Dinas lainnya, kalau dianggap tidak produktif maka harus di evaluasi. Langkah itu penting dilakukan agar kinerja dinas betul betul menyasar kepentingan masyarakat,” pintanya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like