MABA- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) mendesak Pemerintah Daerah untuk mengambil langkah cepat mengaktifkan palayanan di Rumah Sakit (RS) Pratama Wasileo, Kecamatan Maba Utara.
Pasalnya, semenjak diresmikan oleh Bupati Haltim pada tanggal 10 September 2024, Rumah Sakit tersebut belum melakukan aktifitas pelayanan Kesehatan kepada warga masyarakat. Untuk mengambil langkah cepat DPRD Haltim, melakukan RDP dengan Pemda Haltim khususnya Dinas Kesehatan.
Ketua Komisi I DPRD Dirwan Din saat dikonfirmasi mengatakan DPRD saat ini Pemda Haltim harus mengambil langkah cepat untuk mengaktifkan pelayanan kesehatan di RS Pratama Wasileo.
“Kami suda komunikasi dengan lintas Pimpinan dan RDP bersama Dinas Kesehatan, untuk mengambil langkah cepat dalam hal melakukan pelayanan kesehatan di RS Waileo,” ujar Dirwan, Selasa (19/05/2026).
Untuk mengambil langkah cepat Kata Dirwan, DPRD mengusulkan kepada Pemda Haltim agar pangangaran pelayanan RS Pratama Wasilo mengunakan anggaran tanggap darurat.
“Kalau menunggu anggaran Perubahan dipastikan masih sanggat lama. Untuk itu kami telah menyurat ke Pemda untuk menggunakan anggaran tangap darurat, tinggal ditindaklanjuti mekanismenya seperti apa oleh Pemda,” tuturnya.
Dirwan menambahkan, untuk etimasi anggaran pengaktifan pelayanan RS Pratama Wasileo sebesar Rp200 juta.
“Itu didalamnya menyangkut kelistikan diantaranya pengadaan travo, Kabel dan lainya,” ujarnya.
Sementara untuk tenaga kesehatan, kata dia, ada sebanyak 40 tenaga kesehatan yang suda disiapkan untuk melakukan pelayanan di RS Pratama Wasileo.
“Tenaga Nakes siap melakukan Pelayanan, tapi tinggal menunggu respon dari Pemda Haltim terkait usulan dari DPRD Haltim,” pungksanya. (Red)