Anggota BPC Protes Campur Tangan Boy Sangaji, Musda HIPMI Molor Hingga Tengah Malam

Staf Menteri ESDM, Boy Sangadji. (Istimewa)

TERNATE – Proses Musyawarah Daerah (Musda) HIPMI Maluku Utara kembali memanas setelah dinamika internal berlangsung hingga tengah malam.

Sejumlah anggota BPC aktif yang hadir menyuarakan kekecewaan atas berlarut-larutnya agenda Musda yang dianggap tidak lagi berjalan sesuai koridor organisasi.

Dalam pantauan di lapangan, para anggota BPC menilai bahwa campur tangan Boy Sangaji dalam proses Musda justru memperpanjang jalannya forum dan menghambat fokus utama organisasi. Mereka menilai tindakan tersebut bukan hanya mengacaukan ritme sidang, tetapi juga menimbulkan kesan bahwa Musda diarahkan pada kepentingan tertentu yang tidak sejalan dengan semangat kolektif HIPMI.

“Ini hajatan resmi organisasi, bukan ruang untuk kepentingan Boy Sangaji, Kami yang datang sebagai anggota BPC aktif merasa dirugikan karena proses menjadi molor tanpa alasan yang jelas,” ujar salah satu peserta Musda dengan nada tegas.

Para anggota juga menegaskan bahwa Musda semestinya menjadi momentum konsolidasi, bukan arena intervensi yang tidak memiliki kewenangan langsung terhadap mekanisme pemilihan.

Mereka menilai bahwa kehadiran dan campur tangan yang tidak diperlukan hanya akan memperburuk tensi internal dan merusak marwah HIPMI sebagai organisasi pengusaha muda yang solid dan profesional.

“Kami minta dengan tegas: jangan ikut campur urusan Musda. Biarkan proses berjalan sesuai AD/ART dan mekanisme organisasi. Jangan sampai kepentingan segelintir orang justru mengorbankan proses tahapan musda yang sudah berjalan,” tambah peserta lain.

Para anggota BPC aktif mendesak agar seluruh pihak menghormati forum Musda sebagai ruang demokratis, dan Boy Sangaji stop atas cawe-cawe nya.

Mereka berharap proses pemilihan dapat berjalan dengan tertib, tanpa gangguan.

“HIPMI ini organisasi pengusaha. Kami terbiasa bekerja cepat, tegas, dan profesional. Jangan sampai proses Musda justru diperlambat oleh intervensi oleh senior yang harusnya mengayomi semua,” tutup salah satu juru bicara peserta Musda.

Walau akhirnya Musda dibuka pada tengah malam, tapi di skorsing dan akan dilanjutkan besok pagi.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like