Ternate – Calon Raja Siri Sori, Syarifuddin Pattysahusi, menggelar safari silaturahmi bersama Ikatan Keluarga Siri Sori Islam (IKASSI) di Kota Ternate, Maluku Utara (Malut). Kegiatan ini menjadi ajang memperkuat persaudaraan keluarga besar Siri Sori Islam yang bermukim di Ternate.
Dalam sambutannya, Syarifuddin Pattysahusi menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh keluarga besar Siri Sori Islam di Kota Ternate yang telah menyambutnya dengan penuh kehangatan.
“Terima kasih kepada basudara Siri Sori Islam di Kota Ternate yang telah menyambut saya dengan penuh kekeluargaan. Saya berharap pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi bagi keluarga besar Siri Sori di mana pun berada seperto di Kota Ternate,” ujarnya.
Calon Raja Siri Sori ini menegaskan bahwa safari dan silaturahmi yang dilakukan bagian dari upaya untuk meminta pendapat, pandangan, serta masukan sebagai pegangan dalam melanjutkan perjuangan para leluhur di tanah Siri Sori.
“Safari ini saya lakukan untuk meminta pandangan dan nasihat sebagai pegangan dalam membawa serta melanjutkan perjuangan para leluhur di tanah Siri Sori,” kata Syarifuddin Pattysahusi.
Sementara, Ketua IKASSI Maluku Utara Febrianto Patty, mewakili keluarga besar Siri Sori Islam menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kedatangan Calon Raja Siri Sori di Kota Ternate.
“Atas nama keluarga besar IKASSI Malut, saya menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada calon Upu Aiyao/Raja atas kesediaan dan kehadirannya di tengah-tengah kami. Kehadiran beliau merupakan kehormatan sekaligus kebahagiaan bagi kami selaku tuan rumah,” ungkap Febrianto.

Menurutnya, pertemuan itu memiliki makna penting dan bernilai sejarah, karena menjadi momentum untuk mengenang serta memaknai kembali proses pemilihan raja secara adat Siri Sori Islam sebagai warisan leluhur yang sarat nilai kebijaksanaan, musyawarah, adab, dan keislaman.
“Adat ini bukan sekadar tradisi, tetapi jati diri yang menjaga keseimbangan antara adat dan syariat. Antara kepemimpinan dan amanah, yang diwariskan secara turun-temurun,” jelasnya.
Ia berharap melalui momentum silaturahmi ini, nilai-nilai luhur adat Siri Sori Islam tetap terjaga, dipahami oleh generasi penerus, dan terus hidup sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat dan beradat.
Pertemuan tersebut juga terasa istimewa karena berlangsung bertepatan dengan masuknya bulan Sya’ban, 1 Sya’ban 1447 Hijriah, yang merupakan bulan mulia sebagai persiapan menuju Ramadhan.
“Insya Allah ini hari yang penuh keberkahan untuk mempererat persaudaraan, memperkuat silaturahmi, serta memperteguh niat kita dalam menjaga adat, iman, dan kebersamaan,” pungkas Febrianto (*)