Ternate– Jelang pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) Pemuda Kelurahan Kayu Merah, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, sejumlah elemen masyarakat bersama para pemuda menggelar rapat bersama pada Sabtu malam (17/1/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Lurah Kayu Merah.
Rapat ini dihadiri langsung oleh Lurah Kayu Merah, Fatmah Waheng, perwakilan RT, serta perwakilan pemuda dari masing-masing RT. Pertemuan itu menjadi forum awal untuk menyerap berbagai aspirasi terkait persoalan dan harapan kepemudaan di tingkat kelurahan.
Inisiator kegiatan, Sandin Ar, menyampaikan bahwa rapat ini merupakan momentum penting bagi pemuda Kayu Merah untuk menyatukan visi dan gagasan sebelum memasuki agenda Musyawarah yang direncanakan digelar paling lambat pada Februari 2026 mendatang.
Menurutnya, kegiatan rapat ini bertujuan menghidupkan kembali eksistensi organisasi kepemudaan yang telah vakum selama puluhan tahun. Ia menegaskan bahwa mengembalikan legalitas dan peran pemuda merupakan amanah sosial yang harus diwujudkan di tingkat kelurahan.
“Pemuda adalah mitra strategis pemerintah kelurahan. Kehadiran wadah kepemudaan sangat penting untuk mendukung dan menyukseskan berbagai program pembangunan sosial kemasyarakatan,” ujarnya.
Ia menambahkan, rapat tersebut menjadi langkah awal menuju pelaksanaan Musyawarah Besar Pemuda yang nantinya akan digelar oleh panitia pelaksana.
“Rapat ini fokus menyerap aspirasi dari masing-masing RT terkait persoalan kepemudaan. Ini adalah fondasi awal menuju musyawarah besar pemuda ke depan,” tegas Sandin.
Sementara, Lurah Kayu Merah, Fatmah Waheng, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif para pemuda. Ia menilai, pemerintah kelurahan memiliki tanggung jawab moral untuk mendorong terbentuknya wadah kepemudaan yang solid dan berkelanjutan.
Menurutnya, vakumnya organisasi kepemudaan dalam waktu yang cukup lama menjadi alasan kuat perlunya pembentukan wadah formal yang mampu menaungi aktivitas dan aspirasi anak muda di Kayu Merah.
“Ini adalah bentuk tanggung jawab dan dukungan kami dari pemerintah kelurahan. Kami mendorong pemuda untuk membentuk wadah kepemudaan secara formal dan kami siap mendukung sinergi antara pemuda dan pemerintah,” pungkas Fatmah. (*)